Published On: Sun, Oct 16th, 2016

Putusan MA tak Pengaruhi Pembangunan dan Beroperasinya Semen Indonesia

Otentiknews.com, Jakarta – Pakar Hukum Andi Abdurrahman Nawawi menyatakan pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, tetap bisa dilaksanakan. Pendapatnya dikemukakan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu yang menerima gugatan warga Rembang atas izin lingkungan pembangunan pabrik Semen Indonesia.

Menurut Nawawi, harus dilihat sisi mana yang menjadi keputusan MA atas gugatan warga Rembang terhadap Semen Indonesia. Publik, kata Nawawi, harus memahami dan mempelajari amar putusan apa yang dibatalkan oleh MA apakah proses izinnya atau aspek lainnya.

“Jika yang dimasalahkan tentang izin lingkungan dan kemudian diputuskan MA untuk dibatalkan, maka hanya izin lingkungan saja yang batal. Proses selanjutnya kepada tergugat adalah menerbitkan izin yang baru untuk memperbaiki sebelumnya karena sudah dibatalkan. Jadi bukan berarti tak boleh dilanjutkan pembangunannya, tidak membatalkan izin seluruhnya,” ujar Nawawi, Kamis (13/10).

Dia kembali mengungkapkan, yang penting dipelajari dari amar putusan MA tersebut adalah konsekuensi pembatalan izin. Menurut Nawawi, izin dampak lingkungan bisa diterbitkan lagi yang baru maka lakukan saja prosesnya.

“Selama tidak ada dampak lingkungan yang amat berarti disitu maka izin bisa diterbitkan,” ucap dia.

Sama halnya dengan Nawawi, Pakar Hukum Tata Negara Yos Johan Utama mengatakan, putusan Peninjauan Kembali (PK) MA atas Semen Indonesia, para pihak yang merasa tidak puas dapat mengajukan upaya hukum lagi.

Upaya hukum tersebut, tutur Yos, diatur dalam hukum sesuai Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) RI Nomor 10/2009 tentang Kesempatan Upaya Hukum Baru untuk Alasan Pertentangan Hukum.

“Bukan berarti Semen Indonesia tidak bisa mengajukan izin lagi. Misalnya, syarat mengenai tidak adanya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) bisa ajukan lagi. Jika syaratnya tidak terpenuhi, baru itu tidak bisa,” kata Yos.

Proses pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang saat ini mencapai 95% dan ditargetkan tahun 2017 sudah dapat beroperasi. Pabrik Semen Indonesia menempati lahan seluas 55 hektar dan luas tambang 450 hektar.

Pabrik Semen Indonesia mampu berproduksi selama 130 tahun dengan rata-rata produksi mencapai 3 juta ton per tahun. Jumlah investasi mencapai Rp 4,5 triliun serta mayoritas sahamnya dimiliki Indonesia. (Hal)

sumber foto: semenindonesia.com

 

Share This
Tags

About the Author

-

Komentar di bawah

XHTML: Anda dapat menggunakan tag html: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>