Published On: Tue, May 17th, 2016

Pabrik Mebel di Kebun

Otentiknews.com, Jakarta – Kebun adalah bengkel kerja sekaligus pabrik mebel dari desainer Inggris Gavin Munro. Ia merekayasa arah pertumbuhan pohon sehingga bisa memiliki bentuk mebel rumah.

Tanpa menggergaji atau menggunakan paku, desainer asal Derbyshie Inggris memanen meja dan kursi langsung dari kebun. Demikian berita yang dilansir situs dw, Senin, 16 Mei 2016.

“Beberapa lebih cocok menjadi kursi, beberapa yang lebih besar, bisa menjadi meja. Pada dasarnya, saya bisa melihat struktur yang diinginkan sebelumnya.”, ujar Gavin Munro, seperti dikutip dari laman¬†dw

Ia menjelaskan darimana munculnya gagasan merekayasa pohon agar tumbuh jadi mebel. “Waktu saya masih kecil, ibu saya punya pohon-pohon bonsai di halaman belakang rumah. Salah satunya, tumbuh terlalu besar dan tampak seperti singasana kecil. Pemandangan itu tidak bisa saya lupakan. Dan pelan-pelan saya mulai memikirkan apa yang bisa saya lakukan dengannya.”

Hasilnya: 400 mebel yang tumbuh sendiri ada di kebunnya. Rahasianya: Dengan kawat dan kerangka plastik, Munro mengarahkan bentuk pohon. Pohon rotan sesuai untuknya. Selama setahun, mebel harus dikeringkan setelah dipanen. Baru di bengkel mendapat sentuhan akhir. Munro hanya memproduksi mebel unik. Setiap pohon tumbuh berbeda.

Proyek seni dan komersialisasi

Gavin Munro menjelaskan : “Awalnya seperti semacam proyek seni. Saya hanya ingin mencoba-coba. Kini menjadi proses dan sistem produksi sungguhan. Seni, desain dan hortikultura bercampur menjadi satu.”

Meja pertama Munro selesai tumbuh bulan Januari 2015 dan bisa dipanen. Perlu waktu 10 tahun hingga “pohon mebel” bisa dipanen. Namun, setelah panen ia mengubah total teknik kerjanya, khususnya untuk kursi.

Ia membiarkan mebel tumbuh secara terbalik. Kursi misalnya, mulai tumbuh dari bawah,lLalu diperoleh satu, dua, tiga, empat kaki kursi.Proses seperti ini, hanya perlu waktu 5 tahun, tergantung dari jenis pohon. Munro dan timnya menanam pohon ini tahun 2012. Kini tiba saat yang menentukan. Kursi yang ditanam terbalik akan dilepas dari kerangka plastik.

“Saat musim dingin, kami akan membiarkan ranting ini tumbuh menyatu dan menjadi lebih tebal. Disini kami sudah memulainya. Bisa Anda lihat bagaimana semuanya menyatu.”, ujar Munro menambahkan.

Banyak mebel sudah terjual lewat pesanan dini. Satu kap lampu harganya lebih dari 1000 Euro. Harga kursi bisa lima kali lipatnya. Tapi Munro berharap, metode prouksinya bisa tetap eksis untuk jangka panjang. Sehingga harganya juga bisa turun.

Munro mengatakan: “Sekarang kita sudah tahu cara melakukannya untuk produksi massal. Ini bisa dilakukan di belahan dunia mana saja yang ada pohonnya. Baik di utara Skotlandia, maupun di khatulistiwa.”

Tahun depan, kursi pertama sudah akan dipanen. Sebelumnya, Gavin Munro harus menggunakan kursi biasa, kalau perlu istirahat saat bekerja.

sumber foto: dw.com

 

Share This

About the Author

-

Komentar di bawah

XHTML: Anda dapat menggunakan tag html: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>