Published On: Thu, Aug 25th, 2016

KAHMI Unas Dorong Penuntasan Kasus Kekerasan

Otentiknews.com, Jakarta – Kasus tindak kekerasan yang menimpa salah seorang fungsionaris PB HMI, Faris Ismu Amir Hatala,  yang dilakukan oleh Aziz Fadirubun mahasiswa Universitas Azzahra, menarik perhatian KAHMI Unas. Apalagi kasus tersebut kini tengah disidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkremum) Polda Metro Jaya.

Menurut KAHMI Rayon Unas, Tb. Mochamad Ali Asgar, bahwa yang menimpa Faris merupakan kasus kekerasan yang tidak dapat ditolerir, dan harus segera ditangkap pelakunya.

“Kasus kekerasan harus diproses hukum karena telah melanggar Pasal 351 KUHP tentang pemukulan atau penganiayaan. Apalagi korban Faris telah melakukan visum di RSCM. Saya berharap Polisi segera menangkap pelaku (Azis). Jangan berlama-lama, khawatir pelaku melarikan diri atau mengulangi perbuatan yang sama” ungkap Asgar.

Pelaporan ke pihak berwajib, kata Asgar, sebagai bentuk pelajaran dan pencegahan bagi pelaku-pelaku lain yang hendak berbuat serupa. Hukum tidak memandang siapapun, karena hukum berlaku bagi setiap Warga Negara Indonesia.

Ali Asgar berharap agar semua kader HMI maupun KAHMI untuk selalu mematuhi aturan hukum, bersikap santun, dan menghargai perbedaan.

“Belajar menjadi calon pemimpin bangsa, harus belajar menjalankan aturan dan mekanisme yang ada di organisasi. Sikap arogan dan mau menang sendiri harus dihindari. Jauhi pula perbuatan tercela dan hargai perbedaan pendapat”, pungkas Asgar. (HAL)

sumber foto: istimewa

 

Share This
Tags

About the Author

-

Komentar di bawah

XHTML: Anda dapat menggunakan tag html: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>