Published On: Wed, Aug 10th, 2016

Inilah Desa Terbersih di Asia

Otentiknews.com, Jakarta – Wartawan kenamaan, Kelly Philips Badal pada Kamis (4 Agustus 2016) lalu, melalui laman bbc.com, menurunkan laporan menarik seputar desa terbersih di Asia. Dengan cermat dan teliti, Badal berhasil menggambarkan kegiatan masyarakat di tempat itu. Berikut beberapa bagian tulisan Badal yang akan membuat pembaca berdecak kagum.

Di desa Mawlynnong, wilayah timur India, bersih-bersih merupakan ritual yang dijalankan dengan sangat serius oleh setiap orang, dari balita mungil hingga nenek-nenek yang sudah ompong. Desa kecil dengan penduduk 600 orang di wilayah Meghalaya dikenal sebagai desa terbersih di India.

Dan bagi India, ini sungguh sangat berarti. Botol-botol yang dibuang dan kemasan makanan yang bercampur kotoran sapi, dan lebih buruk lagi dari itu, dengan mudah ditemukan di topografi sebagian besar negara ini.

Begitu banyaknya sehingga Perdana Menteri Shri Narendra Modi meluncurkan program ambisius “Misi India Bersih ” (Swachh Bharat Abhiyan) pada Oktober 2014 dengan tujuan mendandani secara drastis kota-kota besar untuk memperingati ulang tahun Mahatma Gandhi yang ke 150 pada tahun 2019. Dan Mawlynnong telah berada jauh di depan. Desa ini dinyatakan sebagai desa terbersih di Asia pada 2003 dan terbersih di India pada 2005 oleh majalah Discover India.

Deity Bakordor yang berusia sebelas tahun memulai harinya sekitar pukul 6.30 pagi. Tugasnya, bersama seluruh anak-anak di desa itu, mempercantik kota. Dengan sapu di tangan, anak-anak turun ke jalanan, membersihkan daun-daun gugur dan sampah sebelum pergi ke sekolah.

Dedaunan dan sampah yang hancur secara alami dikubur (dan nantinya digunakan sebagai pupuk); yang lainnya dibawa ke lokasi yang jauh dari desa dan dibakar. Ada pula tukang kebun kota yang ditugaskan khusus untuk merawat tanaman dan bunga yang berada di jalur jalan setapak, yang membuat jalan kaki di sana sangat menyenangkan.

Saya bertanya kepada Bakordor apakah dia senang tinggal di tempat yang bersih seperti itu. Dia mengangguk dengan malu-malu. Dan bagaimana jika seorang pengunjung membuang sampah di jalan, apa yang akan dia lakukan? Dia menjawab bahwa dia tidak akan mengatakan apapun kepada pengunjung itu secara langsung. Tetapi dia akan memungut sampah itu.

Bakordor menjelaskan bahwa di Mawlynnong, bersih-bersih biasa dilakukan di hari biasa untuk anak-anak dan dewasa, kemudian ada hari khusus pada setiap Sabtu ketika pemimpin desa menugaskan “kerja bakti” demi kebaikan kota tersebut.

Bagi dia, itu bisa berarti membantu membersihkan sekolahnya. Ini merupakan sistem yang mengagumkan, tetapi bahkan lebih mengesankan bahwa itu merupakan sebuah norma. Kebersihan sangat tertanam dalam kehidupan di sana; itu hal yang begitu saja dilakukan.
Saya mengintip di dapur keluarga itu, yang berada di luar rumah untuk melihat hasil kerja keras itu. Dan nenek Bakordor, Hosana, menyibak tirai yang menuju rumah dua kamar milik mereka. Bisa dipastikan, setiap area rapi sekali: lantai baru disapu, piring berkilau, dan tempat tidur sangat bersih.

Jadi dari mana kerutinan ihwal kebersihan ini berasal? Tidak ada yang terlalu yakin mengenai hal itu. Tetapi, menurut pemandu saya Shishir Adhikari, tampaknya ini terkait upaya untuk menghentikan wabah korela lebih dari 130 tahun yang lalu, dan saat itu kebersihan digalakkan untuk mengendalikan penyebarannya.

sumber foto: travel.dream.co.id

 

Share This
Tags

About the Author

-

Komentar di bawah

XHTML: Anda dapat menggunakan tag html: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>